Header

Blog Archives

Instalasi OpenVPN Pada Debian & Ubuntu

OpenVPNInstalasi OpenVPN ini dikerjakan pada mesin Debian. Harusnya juga bisa untuk turunan Debian lainnya seperti Ubuntu, Mint, dll.

Tujuan saya menggunakan OpenVPN biasanya untuk tunneling aja, menggunakan IP address luar, mem-bypass restriksi oleh ISP, dll. Fitur enkripsi dan login menggunakan certificate akan saya disable supaya koneksi semakin ringan dan stabil, lalu sebagai gantinya proses login nanti akan menggunakan username & password. Enkripsi cuma akan menambah overhead di trafik.

Cek dulu TUN / TAP sudah enabled apa belum;

root@starscream:~# cat /dev/net/tun
cat: /dev/net/tun: File descriptor in bad state

Kalau outputnya seperti di atas, berarti TUN / TAP sudah enabled. Jadi kita bisa lanjut ke proses instalasi.

apt-get install openvpn pam-devel

Copy contoh file konfigurasi yang udah ada ke /etc/openvpn untuk selanjutnya kita edit;

cp -/usr/share/doc/openvpn/examples/easy-rsa/ /etc/openvpn/
chmod -R 755 /etc/openvpn/
cd /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/

Lalu kita edit file vars (optional). Biasanya saya edit jadi seperti ini;

vi vars
# Increase this to 2048 if you
# are paranoid. This will slow
# down TLS negotiation performance
# as well as the one-time DH parms
# generation process.
export KEY_SIZE=384
 
# In how many days should the root CA key expire?
export CA_EXPIRE=3650
 
# In how many days should certificates expire?
export KEY_EXPIRE=3650
 
# These are the default values for fields
# which will be placed in the certificate.
# Don't leave any of these fields blank.
export KEY_COUNTRY="ID"
export KEY_PROVINCE="JKT"
export KEY_CITY="Jakarta"
export KEY_ORG="lifebit.me"
export KEY_EMAIL="scylla@lifebit.me"
export KEY_CN=vpn.lifebit.me
export KEY_NAME=lifebit.me
export KEY_OU=lifebit.me
export PKCS11_MODULE_PATH=changeme
export PKCS11_PIN=666666

setelah di-edit dan save, lalu;

(more…)

Hasil pencarian populer:

  1. setting openvpn server debian 6
  2. cara mudah setting vpn debian
  3. cara setting VPN pada debian 6
  4. konfigurasi openvpn pada debian
  5. cat /dev/net/tun file descriptor in bad state
  6. instalasi openvpn pada debian
  7. membuat open vpn di debuan squeeze
  8. konfigurasi vpn pada debian 5
  9. konfigurasi vpn di debian
  10. konfigurasi openvpn server di debian
  11. cara mengkonfigurasi vpn pada debian
  12. vpn server debian
  13. vpn server debian squeeze
  14. konfigurasi server vpn menggunakan debian squeeze
  15. lion openvpn pkcs11_module_path
  16. langkah OpenVPN Server di debian
  17. kunci private dan kunci publik pada open vpn
  18. konsep openvpn pada debian server
  19. where i can find openvpn log on ubuntu
  20. konfigurasi vpn di debian 6

Replikasi Database MySQL Dengan SSL Pada Debian Squeeze

Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana melakukan replikasi database MySQL dari satu server (master) ke server lainnya (slave) dan menggunakan enkripsi SSL, sehingga sulit bagi hacker untuk sniff data ketika proses replikasi berlangsung.

Dengan  melakukan replikasi kita bisa memiliki database slave yang datanya sama persis dengan database master. Semua updates yang dilakukan di sisi master akan “langsung” ter-replikasi ke slave. Perlu diingat bahwa skema seperti ini bukan untuk backup, karena apabila kita melakukan perintah DELETE pada master maka perintah tersebut juga akan tereksekusi di slave. Tapi skema seperti ini dapat berguna apabila misalnya terjadi hardware failure pada salah satu server sehingga bisa langsung switch over. Atau untuk meningkatkan performa aplikasi web, semua proses write / update dilakukan di server master, dan proses read / select dilakukan di server slave.

Tutorial ini akan menunjukkan bagaimana cara mereplikasi database koole dari server server1.lifebit.me (master, IP 192.168.1.1) ke server server2.lifebit.me (slave, IP 192.168.1.2). Kedua server menggunakan distro Linux Debian Squeeze. Database koole sudah terisi dengan data pada server master, dan pada server slave belum terisi apa-apa.

MySQL Replication

  1. Install MySQL Server pada  server1 dan server2 maka install dengan cara berikut;

    server1 & server2:

    apt-get install mysql-server mysql-client

    kita akan diminta untuk memasukkan password baru root MySQL, bukan password root linux!

    New password for the MySQL "root" user:
    Repeat password for the MySQL "root" user:

    jika sudah terinstall lalu kita login ke MySQL (server1 dan server2) untuk mengecek apakah SSL support sudah diaktifkan atau belum;

    mysql -u root -p

    lalu execute perintah ini pada prompt SQL;

    show variables like '%ssl%';

    jika hasilnya seperti di bawah ini;

    +---------------+----------+
    | Variable_name | Value    |
    +---------------+----------+
    | have_openssl  | DISABLED |
    | have_ssl      | DISABLED |
    | ssl_ca        |          |
    | ssl_capath    |          |
    | ssl_cert      |          |
    | ssl_cipher    |          |
    | ssl_key       |          |
    +---------------+----------+
    7 rows in set (0.07 sec)

    itu berarti MySQL server sudah terinstall dengan dukungan SSL. Selanjutnya kita tinggal mengaktifkannya aja. Keluar dulu dari prompt SQL;

    (more…)

Hasil pencarian populer:

  1. replikasi database
  2. replikasi database mysql
  3. apa yang dilakukan database master
  4. pengertian data base mysql debian
  5. pengertian dan konfigurasi database debian server
  6. yang dilakukan database master
  7. tutorial replikasi pada sql server
  8. skip replikasi database mysql
  9. replikasi sql server database
  10. Replikasi pada sql server
  11. replikasi mysql dengan linux
  12. replikasi master-master mysql linux debian
  13. replikasi database server
  14. cara melihat mysql di debian
  15. replikasi database ke mysql dengan ip publik
  16. cara pasang ssl di debian 6
  17. contoh replikasi basis data
  18. database debian server
  19. mysql lewat debian server
  20. mengakses database server debian dari client

Setting System Time dan Time Zone (Debian)

Hanya sebagai quick reminder ;)

Install ntpdate supaya waktu selalu tersinkronisasi dengan “jam internet”;

apt-get install ntpdate

Konfigurasi timezone dengan lokasi geografis yang sesuai;

dpkg-reconfigure tzdata

selanjutnya perintah tzdata akan menampilkan konfigurasi timezone saat ini, jika kita ingin merubahnya maka akan muncul dialog untuk memilih lokasi geografis berdasarkan benua – pulau – dan kota.

Hasil pencarian populer:

  1. setting waktu di debian 6
  2. command set date jam time indonesia di linux debian

Optimizing Web Server (Lighttpd)

TuningBerawal dari rasa penasaran kok situs penyedia film 300mbunited.com cepet banget loading tiap page-nya, saya pun akhirnya.. jadi iri hehe.

Saya lihat di source page ternyata situs itu berbasiskan WordPress dan menggunakan plugin W3 Total Cache. Pengalaman saya menggunakan plugin itu sih justru bikin blog saya makin lambat kurang lebih 1-3 detik.

Lalu saya mencari cara lain kira-kira apa yang bisa dilakukan untuk mempercepat loading page, dan ini dia yang saya lakukan;

  1. HTTP Keep-Alive
    Dengan mengaktifkan keep-alive akan membuat web server terasa lebih responsif dan menurunkan beban CPU, karena client dan server tidak perlu terus-terusan melakukan SYN / ACK dan menunggu respon. Tapi sebaiknya gunakan nilai time out / idle yang rendah agar tidak menghabiskan resource memory. Pada Lighttpd (/etc/lighttpd/lighttpd.conf) konfigurasinya seperti ini;

    server.max-keep-alive-requests = 16
    server.max-keep-alive-idle = 30
    server.max-read-idle = 60
    server.max-write-idle = 360
  2. Install eAccelerator
    eAccelerator adalah PHP accelerator – optimizer opensource dan gratis. Dengan menggunakan eAccelerator maka PHP scripts akan di-cache dalam keadaan sudah terkompilasi (HTML), sehingga proses kompilasi script PHP yang memakan waktu tidak perlu lagi dialami oleh client (browser). eAccelerator juga mengoptimasi scripts untuk mempercepat proses eksekusinya. Pada umumnya dengan menggunakan metode ini server load akan berkurang dan mempercepat PHP scripts 1 sampai 10 kali lipat. Release terakhir adalah versi 0.9.6.1 yang mendukung PHP 5.3, 5.2, dan 5.1. Cara instalasinya sebagai berikut; (more…)

Hasil pencarian populer:

  1. cara memakai eaccelerator
  2. cara mengaktifkan http keep-alive
  3. cara mengaktifkan keep alive
  4. cara mengaktifkan keep-alive
  5. mengaktifkan http keep alive di wordpress
  6. menurunkan versi php pada debian

VPS Gratis

Yang mau coba-coba pake VPS, ada yang ngasih trial gratis nih;

Terserah mau dipake apaan, VPN, web hosting, web service development, dll.

Template OS ada banyak. Kalo salah-salah konfigurasi, gampang tinggal wipe dan install ulang dalam semenit server udah ready lagi. Lumayan buat main atau belajar ;)

PS: Untuk website yang berbahasa asing seperti Rusia, saya sarankan daftar pakai browser Google Chrome, karena nanti akan ditranslate otomatis oleh browser Chrome.

Hasil pencarian populer:

  1. vps gratis
  2. vps gratis coba indonesia
  3. vps gratis 1 bulan
  4. vps gratis 2011
  5. vps gratis 2012 server indonesia
  6. vps gratis derbian
  7. vps gratis indonesia
  8. vps gratis indonesia 2012
  9. vps gratis ringan
  10. vps gratis trial
  11. bagaimana cara mendapatkan vps gratis
  12. setting vpn di cloudshare
  13. cara daftar vps gratis/trial
  14. cara register free vps di host1free
  15. daftar vps gratis
  16. daftar vps gratisan
  17. daftar vps trial gratis
  18. free vps indo
  19. lifebit co/vps-gratis-896 html
  20. list vps gratis di indonesia

Uninstall MySQL Server 5 dari Debian

MySQL LogoSaya bener2 mengacaukan MySQL server semalam. Niat awalnya mau upgrade MySQL server 5.1 menjadi 5.5, tapi yang terjadi adalah setelah upgrade MySQL 5.5 ngga bisa start. Mungkin ada perbedaan konfigurasi, karena pada versi 5.1 sebelumnya saya menggunakan konfigurasi yang sudah di-customize untuk low-end VPS.

Beruntung ada VPS backup yang sudah terinstall MySQL 5.1, jadi website masih tetap bisa online setelah melakukan backup-restore database.

Balik lagi ke urusan MySQL 5.5 yang ngadat tadi, saya pun akhirnya mencoba untuk meng-uninstall MySQL server 5.5 tersebut, termasuk menghapus data yang terletak di /var/lib/mysql. Dan ketika saya coba execute perintah

apt-get remove --purge mysql-server

perintah tadi cuma menghapus sesuatu yang berukuran ~86 kilobytes. Sepertinya “mysql-server” itu sebuah shortcut. Nama software yang sebenarnya adalah “mysql-server-5.1″ atau “mysql-server-5.5″.  Disuruh start ngga mau, tapi di-uninstall juga ngga bisa, mengecewakan *sigh*.

OK lalu saya mencoba perintah berikut untuk menghapus MySQL server:

apt-get remove --purge mysql-server*

yep, dan akhirnya seluruh instalasi MySQL server musnah, bersih!

Hasil pencarian populer:

  1. delete database mysql debian
  2. mysql server
  3. perintah pada mysql 5 5
  4. tidak bisa start mysql
  5. uninstalling mysql server